Star Trek & Seat Belts
Selamat tinggal kostan taman aries, udah hampir 2 tahun menemani… at Freezing Kostan – View on Path.
Semua berawal dari membeli nokia N70 music edition, mencoba memasukan lagu-lagu yang ada di playlist punya kakak @adiprisada, pertama album imogean heap dan frou-frou (aneh banget sih) kemudian muse (keren tapi gitu-gitu aja) dan akhirnya denger dua album dari band inggris banget: KEANE
Setelah didengarkan beberapa lagu, koq suka ya ama lagu-lagunya…ketika dewasa pilihan lagu itu pasti stuck sama lagu-lagu jaman sma/kuliah, tapi dengerin Keane itu jadi seolah-olah jatuh cinta lagi (halah). Keane menarik karena vokal Tom yang tidak lazim, suara piano distorsi yang keren, musik sederhana gak banyak instrumen dengan melodi british (oke gua disini begog sok tau).
Mulai saat itu saya selalu dengarkan Keane mulai dari tahun 2007, tidak pernah didelete dari playlist lagu di HP. Bahkan beralih handphone, Keane selalu ada di playlist. Keane is a part of my life (lebay?yes,but that’s what i feel)
Album Hopes and Fears dan Under The Iron Sea buat saya itu masterpiece. Dahsyat, bisa dengerin berulang-ulang walaupun kadang bosen tapi selalu acceptable sama telinga. Album ketiga agak aneh, jauh dari album 1 & 2, mereka sepertinya mencoba mencari nuansa baru dengan perkusi dan saxophone, hanya sedikit yang saya suka di album ketiga.
My dream is to watch them, at least once in a lifetime, oleh karenanya di twitter selalu mention kaya ababil buat Keane “please come to Indonesia” over and over… sepertinya tidak mungkin, tapi kalau terjadi akan dibeli berapapun juga karena bisa jadi cuma ini kesempatan satu-satunya.
…Sampai suatu saat ada tweet: “Confirmed: Keane Istora Senayan Jakarta 28 September 2012” yes, this is the news i have been waiting for century. Keane is coming to Indonesia, i would never miss this chance.

Tanpa berpikir lagi saya beli tiket Keane sekalian punya kakak saya @adiprisada (btw kapan bayarnya), dia itu fans sejati Keane sampai izin gak main band sama project pop hanya untuk nonton Keane. Saya juga ambil cuti sengaja supaya tidak bentrok dengan kerjaan dan bisa ambil waktu santai untuk pergi nonton.
Walau begitu, ternyata ada yang saya lewatkan. Keane ternyata sudah release album ke empat: Strangeland, yang jadi tema konser dunia Keane. Sebagai fans sejati saya merasa murtad. Akhirnya demi konser saya beli album mereka, dan SUKA!… album ini punya nuansa album 1 & 2, kabarnya mereka diproduseri oleh fans mereka yang ingin nuansa Keane kembali lagi…pada beberapa hari sebelum nonton sudah tegang, entah kenapa saking excite-nya
Akhirnya tiba, tanggal 28 September 2012,

penantian menonton mereka dan melebihi ekspektasi: kualitas sound yang seperti mendengarkan CD, suara Tom yang khas, band yang dahsyat, lighting sederhana tapi memukau dan yang paling penting penonton yang sangat apresiasi. Saya perhatikan juga Personil Keane yang amaze dengan penonton Indonesia, hafal semua lagu dan bertepuk tangan riuh pada jeda lagu. Disana saya menangis karena didepan saya melihat band yang saya dengarkan selalu dari 2007. Pada akhir lagu mereka saya ucapkan berulang-ulang “Thank You”. Ya, terimakasih Keane karena telah datang karena menyuguhkan pertunjukan yang kita nanti sejak lama.
Aji Pribada Priatnakusumah
oke review TDKR ini hanya fun review, disini ada banyak spoiler filmnya, bagi yang belum nonton silahkan baca biar rugi bayar bioskopnya…
Prinsip saya sefiksi apapun film, yang penting logika ceritanya bagus dan punya nalar. Saya suka film yang bisa mengantarkan penonton sampai klimaks tetapi juga tidak gampang ditebak
Dalam TDKR ini sepertinya ceritanya dibuat begitu rupa sehingga penonton tidak tahu kemana arah film ini, tapi sayangnya plot ceritanya tampak aneh buat saya. banyak adegan yang tidak perlu.
Kalau dibandingkan dengan Begins dan The Dark Knight, film ini kehilangan sosok Batman yang bergerak melalui terror dan sepertinya karakter Batman disini hanya bagian kecil dari film yang menitik-beratkan pada alur cerita.
Kemunculan Bane itu memang keren dengan suaranya yang mengintimidasi (hanya saja kadang karena mulutnya tidak terlihat, malah seperti lip-sync sinetron Indosiar). Kekaguman pada Bane memang ditunjukan sejak memerintahkan anak buahnya menjadi martir di pesawat. Disini kelebihan Bane sebagai pemimpin sudah diketahui. villain yang keren tapi belum ada yang ngalahin Joker Heath Ledger
Kemudian ada adegan Batman melarang Catwoman untuk tidak membunuh ketika akan ditangkap kelompok Bane. Itu seperti adegan hidup mati tapi memilih tarung tangan kosong karena dianggap “kurang greget”
Hal yang sangat mengganggu itu adalah apasih dengan adegan di penjara dan sumur?…kenapa Bruce harus disekap di tempat yang sepertinya bukan Amerika itu. Jadi Bane melumpuhkan Batman, buang di penjara luar negeri terus balik lagi untuk terror gotham?. Adegan meloloskan diri juga konyol, kalau dilihat dari kontur sumur seharusnya mudah untuk dipanjat untuk sekelas Bruce Wayne.
Kritik untuk TDKR lebih berat pada tujuan Kelompok bayang-bayang Bane yang melakukan terror dan penyanderaan kota. Mulai saru sejak membebaskan tahanan. Apa tujuan dari kelompok ini? menyandera tapi tidak ada tuntutan, mau melawan sistem yang korup tapi toh tidak pernah ditunjukan, mencari simpati malah membunuh olahragawan dan membebaskan tahanan, mau menunjukan mereka ada tapi ujung2nya mau bunuh diri, mau merebut kekuasaan tapi sepertinya hanya didukung tahanan. Jadi apa maksudnya? pertanyaan saya selanjutnya kenapa harus menunggu begitu lama untuk menghancurkan kota, itu artinya memberi waktu pemerintah Amerika untuk melakuan serangan. Kalo saya kelompok Bane, tidak akan lama-lama. Toh dihancurkan juga.
Selanjutnya WTF is pengadilan jalanan? yang tidak pernah dijelaskan di TDKR adalah apakah rakyat Gotham diperlakukan tidak adil atau tidak, lalu kenapa tiba2 ada pengadilan jalanan? sepertinya hanya pengadilan balasan bagi tahanan saja…kemudian hakimnya Jonathan Crane aka Scarecrow, dengan dua pilihan hukuman yaitu Exile dan Death penalty (dengan cara Exile) ini mengingatkan saya pada cerita bonga-bonga… mau di bonga-bonga atau dihukum mati? (buka link selanjutnya)
http://www.facebook.com/GombalHumor/posts/353821271317838?comment_id=4512046
Tapi ya diluar keganjilan saya tulis diatas, TDKR cukup menghibur karena magnitude dari Trilogy Batman Christopher Nolan, seperti menonton Trilogy LOTR tapi merasa yang kedua lebih bagus. Yang akan dirindukan dari sosok Batman Christoper Nolan adalah dia bergerak dalam kegelapan, menyebar teror dan menjadi simbol perlawanan. Demikian Review TDKR ini, memang banyak spoiler, ya sukurin sih kalo nekat baca :)))
Aji Pribada Priatnakusumah
Terakhir saya persembahkan: OST Batman TDKR (perhatikan lirik “sayang aku masih kecil…”)

Wohooo! semalam di twitter membahas topik #LidahBandungNgehe gara-gara kakak saya Dani Primada -43, asli bandung- sekoyong-koyong posting tweet:
@daniprimada: Aku adalah orang Bandung yang sulit mencari jajanan di Jakarta…
ya betul sekali, kami orang bandung, sangat kesulitan mencari makanan enak di jakarta , kalaupun ada harganya mahal.
Kenapa bisa begitu?
Orang Bandung terbiasa dengan makanan/jajanan enak dan murah yang bisa tersedia di pinggir jalan / jongko / kaki lima. Kita tidak perlu ke restoran mahal atau mengeluarkan uang banyak untuk merasakan makanan-makanan enak. Di pinggir jalan pun bisa mendapatkan makanan dengan cita rasa restoran mahal dan tentu saja restoran mahal juga tidak kalah enaknya dengan yang di pinggir jalan. Tempat-tempat tersebut tersedia di seluruh wilayah Bandung. Memang betul rasa tiap orang beda dan relatif, tapi kita bisa membedakan mana makanan yang dibuat dengan cita rasa tinggi (cie).
Oleh karenanya kita orang Bandung susah untuk kerasan di Jakarta atau kota-kota lain hanya karena alasan makanan. Boleh dibilang lidah kami agak ningrat dan sedikit feodal.
Dalam beberapa kesempatan ke luar kota, saya cuma bisa nemu kota yang makanannya punya cita rasa adalah Medan dan Makassar (manado belum). Saya selalu menikmati makanan-makanan disana.
Hashtag #LidahBandungNgehe dibuat oleh @hotradero gara-gara disaat twitter membahas #KelasMenengahNgehe , topik yang membahas kelas menengah yang sok gaya, kita malah bikin topik yang menunjukan betapa brengseknya dan pilih-pilih-nya lidah orang Bandung kalau soal makanan.
Salah satu teman yang saya tau penikmat makanan bandung adalah teh Sashy @Pashatama Pemilik blog http://surgamakan.com/ dan akun twitter @SurgaMakan dia tau banyak soal makanan dan jajanan enak di Bandung, oleh karenanya didaulat untuk menjadi ketua #LidahBandungNgehe
Berikut Kompilasi Tweet-tweet yang relevan dengan #LidahBandungNgehe yang juga berisi tempat-tempat makanan enak di Bandung, YUM!:
@daniprimada: Aku adalah orang Bandung yang sulit mencari jajanan di Jakarta…
@ajiwar jujur orang bandung kesulitan cari makanan/jajanan enak di Jakarta, kalaupun ada seringkali mahal…
Di Bandung mudah dapet jajanan murah juga enak, bahkan untuk jongko/sisi jalan sekalipun…
Kadang suka aneh kalau orang jakarta bilang di daerah sini ada makanan enak…dan setelah dicoba *insert muka datar*
Eh tapi belum tau daerah lain ya, tempat yg relatif makanannya enak di jakarta itu di tebet, baik yg sisi jalan atau yg mahalnya
Sepertinya lidah orang bandung agak ningrat ya, sedikit feodal…
Kemaren aja makan bubur muhamaddiyah jalan banteng kerasa enak banget,pdhl byk yg bilang gak seenak dulu,tp di jakarta gak ada yg kaya gitu
@chroniclea3 susah emang lidah orang Bandung kyk kita mah rada high maintenance :)) terbiasa makanan enak dimamana
@_FredFerry: Jakartians r weird. Di Bali uyel2an antre nasi pedes/pia Legong yg rasanya Biasa aja
@hotradero Saingannya cuma lidah orang Medan
@_FredFerry Setuju! We’re demanding and not easily pleased culinary wise RT ajiwar Sepertinya lidah orang bandung agak ningrat ya
@dckydhnt ajiwar bahkan makanan luar bandung pun, kyk soto padang, di jakarta blm nemu yg seenak di simpang dago
@riske2803 Ga cm di jkt, di kota lain jg susah :( kecuali mknn khas kota itu
@hotradero Orang lain sedang sibuk di hestek #KelasBawahNgehe ini kalian malah mulai #LidahBandungNgehe :) @ajiwar @chroniclea3
@chroniclea3: Di Bandung, siomay + bakpau ‘Jakarta’ gerobak dpn Gramedia BIP itu enak bgt. Di jakarta mlh belum nemu bakpau enak satupun
@lamuntau kebiasaan org Bandung pas nyampe ke suatu kota, pasti nyariin jajanannya dulu,dikomentarin, terus dibandingin ama yg ada di Bdg
@adiprisada: Mungkin orang Jakarta sibuk dikejar waktu, jadi makan asal masuk, ga mentingin rasa…
@Outstandjing Sambil baca #LidahBandungNgehe , ketahuilah bahwa bahasa Sunda utk ngehe itu adalah légég. Semacam arrogance, with a tounge-in-cheek.
@ajiwarNah ini dia,masalah utama: KURUPUK! RT @kennywiani ajiwar di jakarta tahu sm kerupuk aci nya parah! Ga ada yg enak
@ajiwarSepertinya #LidahBandungNgehe akan terbentuk, saya usulkan ketuanya @Pashatama
@ayunoir makanan indonesia yang dijual di Bandung rata-rata enak, di jakarta :| sepertinya di jakarta kebanyakan jual tempat ngobrol aja
@Pashatama Saya terima amanahnya RT ajiwar Sepertinya #LidahBandungNgehe akan terbentuk, saya usulkan ketuanya Pashatama
@ajiwarOh ya kalian boleh follow @Pashatama raja kuliner bandung,pemilik akun&blog @surgamakan ,tanya makanan enak bandung ke teteh ini
@eurial Bala², bukan bakwan #LidahBandungNgehe
@Pashatama Lotek, Gado Gado, Karedok itu beda, camkan. #LidahBandungNgehe
@ajiwarEnggak ada sejarahnya Baso Tahu pake sambel merah! Orang jakarta emang aneh #LidahBandungNgehe
@Pashatama Batagor itu ada 2, ada Siomay, ada Tahu. Engga semua disebut Batagor please deh #LidahBandungNgehe
@__aih sayah di kantin kampus pesen baso tahu,jreng yang datang baso dan tahu pake kuah. Padahal di Bandung kan keringan ala siomay getoh
@radixhidayat Mijon, bukan Mizone #LidahBandungNgehe
@ajiwarBaso di Jakarta? Pfffffffffft #LidahBandungNgehe
@radixhidayat: Setiap jajanan kaki lima Bandung setara dgn makanan restoran Jakarta. Dgn harga seperlima. #LidahBandungNgehe
@firrywahid Jauh sblm Alay Jakarta nongkrong di depan 7eleven,alay Bandung udah duluan nongkrong di depan Circle K #LidahBandungNgehe
@firrywahid Kalimat “Pake pedes yah mang” instead of “Pake sambel yah man” itu #LidahBandungNgehe BANGET!!! :p
@Pashatama: Suka pedes? Combro. Ga suka pedes? Misro. Amis di jero. #LidahBandungNgehe
@_andien Saya sebagai penghuni asli Bandung selama 23 tahun, merasa tersiksa tinggal di Jakarta dengan makanannya yang.. (˘ω˘’!)
RT @hotradero: #LidahBandungNgehe mustahil membocorkan rahasia keberadaan Mie Baso Nursijan
@Pashatama @hotradero beserta si engko keriting yg pake kaoa buntung celana pendek senantiasa? Jangan kasi tau org jakarta!
@hotradero: Dan orang Jakarta akan menemukan hestek #LidahBandungNgehe adalah bagaikan peta harta karun… :P
@Pashatama Boleh cari referensi #LidahBandungNgehe di http://www.surgamakan.com dan http://www.porkypark.wordpress.com buat yg non halal. Cc @ajiwar @hotradero
@firrywahid Gara2 semalam main hestek #LidahBandungNgehe, pagi ini gue tiba2 pengen makan bubur ayam Mang Oyo… Damn U @ajiwar
@radixhidayat Karena lidah orang Bandung tuh sophisticated bgt, ada #lidahbandungngehe. Kota lain mau pamer apa?
———————————————————
@Pashatama Tweet
#LidahBandungNgehe bukan bakwan jagung tapi perkedel jagung
++++ !! RT @ichanx: @Pashatama bukan bakwan, tapi bala-bala!
Lotek, Gado Gado, Karedok itu beda, camkan. #LidahBandungNgehe
Hatur nuhun!! RT @Rindhanicias: Bukan tahu isi, tapi gehu! #LidahBandungNgehe @pashatama
#followtoday @ajiwar with his brilliant idea, #LidahBandungNgehe . Because he loves Bandung too much. Oh we do!
Batagor itu ada 2, ada Siomay, ada Tahu. Engga semua disebut Batagor please deh. #LidahBandungNgehe
Lotek pake wortel itu kejahatan. #LidahBandungNgehe
Dan ga pake kaldu kuning, ih! RT @piagabriell bubur ayam itu ga pke kuah lontong sayur ,tengkyu #LidahBandungNgehe
Yang namanya Sayur Asem itu Asem. Ga usah pedes dan jangan pake bawang goreng, bikin emosi. #LidahBandungNgehe
Mie Kocok pake Baso adalah kejahatan terhadap lidah #LidahBandungNgehe
Macam2 kupat tahu : kupat tahu petis, kupat tahu sayur, kalo lontong kari beda lagi.
Suka pedes? Combro. Ga suka pedes? Misro. Amis di jero. #LidahBandungNgehe
Ga ada Yahun??? RT @dhieladunS Di jakarta gak ada yamin bihun :( #LidahBandungNgehe
Biarkan serabi dengan kinca dan oncom saja. Jauhkan mayonaise dan segala macemnya! #LidahBandungNgehe
Leunca. Pake oncom namanya Ulukuteuk. Pake Surawung namanya Pencok. Dimakan mentah juga halal. #LidahBandungNgehe
Boleh cari referensi #LidahBandungNgehe di http://www.surgamakan.com dan http://www.porkypark.wordpress.com buat yg non halal. Cc @ajiwar @hotradero
———————————————————
@hotradero Tweet
Saingannya cuma lidah orang Medan. “@ajiwar: Sepertinya lidah orang bandung agak ningrat ya, sedikit feodal…”
Capital punishable :) “@Pashatama: Mie Kocok pake Baso adalah kejahatan terhadap lidah #LidahBandungNgehe
Hanya #LidahBandungNgehe yang menyatakan makan mie ceker ditemani es duren tentulah sahih adanya!
Sahih!!! “@eGillar: Gehu itu tidak sama dengan tahu isi.. Camkan itu #LidahBandungNgehe”
Ya, jangan bilang gado2 - lotek atau karedok “@epndkempot: ga ada gado2, adanya lotek. Paling enak yg deket hotel trio #lidahbandungngehe”
Pantes Cuanki nggak ada yg pake gerobak dorong“@pjvermonte: Cuanki=cari uang jln kaki re:Cuanki itu bakso bandung di jkt #LidahBandungNgehe”
Sssssttt rahasiakan dari orang Jakarta. Nanti kita bisa nggak kebagian. #LidahBandungNgehe @tompaiy
100% Sahih! “@teguhnugroz: dan stop mengatakan bakwan, kami menyebutnya bala-bala #LidahBandungNgehe”
Hanya #LidahBandungNgehe yg memahami makanan bernama Colenak. #angkatanjadul
@cbnas Jadi sebenernya #LidahBandungNgehe itu soal makanan atau bahasa khas bandung? Apapun lah! Yg penting yg ada hubungannya sama lidah.
#LidahBandungNgehe level klasik akan bisa membedakan mana Sweetheart dan mana Bawean. #bilangajatuwir
Memang harus dirahasiakan keberadaannya. “@beaglejumper: mie Baso Nursijan dimana Bang ? Kok aku belom pernah tau ??”
Dan orang Jakarta akan menemukan hestek #LidahBandungNgehe adalah bagaikan peta harta karun… :P
Koreksi bukan gado2 tapi lotek… “@iqbal_nst: Mie kocok cihapit dan gado-gadonya luar biasa mantap.. :9 #LidahBandungNgehe”
Merasa @deelestari sudah layak & sepantasnya ikut pula mengisi & melestarikan hestek #LidahBandungNgehe. Niscaya batal vegetarian :)
Ssstt nanti Gang Kote & Cari Rasa diserbu orang Jakarta. Bisa celaka. “@ajiwar: ROTI BAKAR EDI? ENAKNYA DIMANA? #LidahBandungNgehe”
Sahih 1000% “@indraracing: jeung gehu “@rinintapradhani: #LidahBandungNgehe gak kenal cabe rawit, kenalnya CENGEK.”
…dan cuma #LidahBandungNgehe yg ngerti arti kata Bondon yg muncul di Kurupuk & Perkedel.
Bandung detected ==> “@riandiani: …Lumpia Basah!!pk sambel yg byk sing ladaaaaaa pisan #LidahBandungNgehe”
Leres pisan #LidahBandungNgehe “@nendenlubis: urang bandung gak kenal kue pancong. Taunya Bandros.”
Hahaha KURUPUK BONDON :) “@alinnerosida: Sebelum ada ma icih dkk, urang bandung mah kenalnya gurilem #LidahBandungNgehe”
Betul! “@tasik_idol: orang Bandung ga kenal kueh bantal. Taunya odading. #lidahBandungNgehe”
Orang Jakarta biar ke Kingsley aja. Kalau #LidahBandungNgehe beli Batagor ke Abuy.
@NgiderNgiler Gurilem = kerupuk kecil btknya panjang (variasi) dan biasanya pedes plg pas di guyur aer panas dikit #LidahBandungNgehe
@NgiderNgiler Kerupuk Bondon = kerupuk btknya kaya silinder wrn merah kalo dimakan bikin bibir & lidah jd merah kaya bondon #LidahBandungNgehe
Sekian Blog #LidahBandungNgehe , nanti akan dirapihkan, untuk tempat-tempat makanan nanti diposting di blog yang lain ya!
Aji Pribada Priatnakusumah
Selasa, 13 Maret 2012
Yak hari kedua, baru tidur jam 1 setelah latihan jujitsu, kemudian harus bangun jam 5 buat persiapan ke kantor imigrasi bikin paspor, lelah dan mencoba gak ngeluh… Ujian pertama berawal dari mau berangkat ke kantor imigrasi jam 7. Pas mau keluar, hujan besar, pake payung pun pasti kebasahan. Biasanya ini waktunya untuk marah2, tapi mulailah berpikir bahwa hujan adalah berkah (smile).
Di kantor imigrasi, ngantri lama, tapi gak kerasa karena ngobrol ama cewek *skip bagian ini ya* dan ketika pulang paling parah adalah cuaca panas sepanas-panasnya, dan masih berpikir untung sih gak tinggal di arab (smile)
Tapi menjalani #nocomplaintweek itu jadi teringat dengan ibadah dalam Islam, yaitu puasa. Puasa menahan amarah, nafsu dan melakukan pengendalian diri. #nocomplaintweek pada dasarnya sama, dimana kita bisa mengendalikan diri dan berbuah ketenangan hati. Bagi orang yang belum pernah tau rasanya puasa, buat saya sama dengan #nocomplaintweek tapi masih bisa makan-minum.
Oke Hari kedua terlewati dengan baik mari kita lihat di hari ketiga
Aji Pribada Priatnakusumah

Senin, 12 Maret 2012
Setelah membaca program #NoCompaintWeek season 2 yang dicanangkan Henry Manampiring @newsplatter, saya putuskan untuk ikut program ini. Dulu tidak mau ikutan soalnya gak bisa nyinyir dan TL jadi membosankan (juga menyebalkan) zzz…
Pertama saya pikir ini akan mudah, karena menilai diri jarang mengeluh. Sejauh ini banyak hal yg tidak diambil pusing dan dihadapi dengan tenang.
Hari pertama dimulai setelah perjalanan dari bandung kemudian tidur malam jam 1.45 dan bangun dengan kelelahan. Hal pertama gw pengen lakukan adalah menggerutu,tapi tidak dilakukan. Ketika akan berangkat kerja, dalam pikiran yang capai, teringat dengan pekerjaan, permasalahan pribadi, hal-hal yang belum tercapai. Saya baru sadar bahwa selama ini gw penuh dengan keluhan. Alam bawah pikiran selalu mengeluhkan banyak hal walau tidak pernah terucap. Cukup mencerahkan ternyata mengikuti program ini.
Kegiatan selanjutnya adalah mulai olahraga lagi setelah vakum 2 bulan, pada dasarnya saya bukan orang yang suka memaksa fisik sampai limit. Ketika kecapaian ingin sekali mengeluh dan menyerah. Teringat komitmen, tidak boleh mengeluh dan berpikir olahraga is for my own benefit. Akhirnya olahraga diteruskan (terpaksa) dengan senang hati :D.
Untuk hari pertama, satu hal yang disadari adalah dikira bukan orang yang gampang mengeluh ternyata selama ini selalu mengeluh tanpa disadari, diingatkan dengan menjalani program #NoComplaintWeek, So first lesson learned
Oke hari pertama sudah dilalui, mari kita lihat #NoComplaintWeek Day 2
Aji Pribada Priatnakusumah
